Senin, 30 September 2013










Apa Keunggulan Layanan SPEEDY?
  • Akses internet lebih cepat (hingga 1 Mb/s), Speedy memberikan kecepatan downoad lebih cepat.
  • Saat berinternet tetap bisa bertelepon, dengan menggunakan alat pemisah (splitter), maka saat koneksi internet dengan Speedy, maka saluran telepon tetap dapat digunakan.
  • Dedicated Internet, dengan akses internet yang tetap (dedicated), Speedy menjamin koneksi 24 jam selama modem terhubung.
  • Koneksi memiliki sifat highly reliability dan highly secure, setiap pelanggan mendapat 1 (satu) password yang unik untuk melakukan koneksi ke internet. Selain itu SPEEDY juga menerapkan binding-port security sehingga penggunaan username & password Pelanggan A tidak mungkin dicuri pakai oleh Pelanggan lain di lokasi yang berbeda.
  • Jumlah pemakaian mudah dikendalikan, dengan menggunakan info usage di www.telkomspeedy.com dan aplikasi quota alert, setiap pelanggan dapat mengendalikan jumlah pemakaian setiap bulannya.
Keunggulan Speedy dibanding Akses Internet Wireless ISP lain:
  • Akses Speedy menggunakan kabel yang lebih handal, dibandingkan akses Wireless yang rawan gangguan alam (hujan, petir) dan interferensi frekuensi.
  • Biaya investasi awal akses internet Wireless relatif mahal, karena Pelanggan harus membeli perangkat Radio dan tower antena.
Keunggulan Speedy dibandingkan dengan ADSL ISP Lain:
  • Untuk mendapatkan layanan Internet berkecepatan tinggi (Speedy), customer hanya perlu menghubungi TELKOM, melalui 031 77412334 dan Plasa TELKOM, tidak perlu ISP lain.
  • Pembayaran tagihan biaya akses link dan biaya akses Internet digabung dalam satu tagihan.
  • Penanganan customer (customer service) melalui 1 (satu) pintu, yaitu Call Centre 031 77412334 atau Plasa Telkom.
  • Infrastuktur Telkomnet lebih handal, yaitu memberikan kualitas yang lebih baik, dan lebih optimal bagi pemakai Internet di Indonesia

Minggu, 29 September 2013

Sukses tidak datang dari apa yang diberikan oleh orang lain, tapi datang dari keyakinan dan kerja keras kita sendiri
Saat kita terjatuh, maka tersenyumlah. Karena orang yang pernah jatuh adalah orang yang melakukan perjalanan untuk menuju kesuksesan !!!

Sabtu, 28 September 2013

Jumat, 27 September 2013

Tarif Harga Paket Speedy Terbaru

*Klik Gambar agar telihat lebih jelas
Info Harga Paket Internet Telkom Speedy
  • Speedy 384 Kbps / Paket Speedy Socialia
Harga Paket Speedy : Rp. 195.000 Sebulan Termurah
Dengan kecepatan 384 kb/s downstream dan 96 kb/s upstream, Unlimited dengan Kuota speedy fair usage 3 GB.

  • Speedy 512 Kbps / Paket Speedy Load
Harga Paket Speedy Load : Rp. 295.00 per bulan
Dengan kecepatan 512 kb/s downstream dan 128 kb/s upstream Unlimited dengan kuota fair usage 3 GB.

  • Speedy 1 Mbps / Paket Speedy Familia
Harga Paket Speedy Familia : Rp.645.000 / bulan
Dengan kecepatan 1 Mb/s downstream dan 256 kb/s upstream, serta alokasi kapasitas ke gateway internasional yang lebih besar, paket ini ditargetkan bagi para profesional, atau bagi penggunaan internet rumah tangga yang dishare hingga ke 10 pengguna.

  • Speedy 2 Mbps / Paket Speedy Executive
Harga Paket Speedy Executive : Rp.995.000 / bulan
Dengan kecepatan 2 Mb/s downstream dan 512 kb/s upstream, serta alokasi kapasitas ke gateway internasional yang lebih besar, paket ini ditargetkan untuk keperluan bisnis dan perkantoran dengan penggunaan Internet yang dishare hingga ke 20 pengguna.

  • Speedy 3 Mbps / Paket Speedy Biz
Harga Paket Speedy Biz : Rp.1.695.000 / bulan
Dengan kecepatan 3 Mb/s downstream dan 512 kb/s upstream, serta alokasi kapasitas ke gateway internasional yang lebih besar, paket ini ditargetkan untuk keperluan bisnis dan perkantoran dengan penggunaan internet yang dishare hingga lebih dari 30 pengguna

Kamis, 26 September 2013

PRODUK ANDALAN TELKOM




Produk andalan TELKOM saat ini adalah Flexi dan Speedy.
TELKOMFlexi adalah layanan jasa telekomunikasi suara dan data berbasis akses tanpa kabel dengan teknologi CDMA yang sangat hemat karena biaya pemakaiannya mengacu pada tarif telepon rumah (PSTN TELKOM). Hemat pula bagi yang melakukan panggilan ke TELKOMFlexi, karena layaknya telepon rumah, tidak dikenakan biaya airtime. Didukung teknologi terkini CDMA 2000 1X, membuat TELKOMFlexi memiliki kualitas suara yang sangat jernih dan radiasi yang rendah. Jenis terminalnya juga beragam. Anda bebas memilih untuk menggunakan terminal mobile atau fixed.
Belum lama ini TELKOM meluncurkan produk baru bernama SPEEDY. Banyak kalangan yang antusias dengan adanya produk baru tersebut. Peluang untuk mendapat akses yang cepat (broadband) sudah sangat memungkinkan. Hal tersebut dikarenakan jaringan fisik yang tadinya hanya mampu melewatkan data sebesar 56 Kpbs (sesuai dengan kemampuan modemnya), namun dengan adanya SPEEDY ini data dengan kecepatan 512 Kpbs sudah dapat disupport. Secara teknis SPEEDY ini sebenarnya mampu mendukung data lebih dari 2 Mbps.
SPEEDY adalah layanan Internet (Internet Service) berkecepatan tinggi dari PT.TELKOM, berbasis teknologi akses Asymmetric Digital Subscriber Line (ADSL), yang memunginkan terjadinya komunikasi data, voice, dan video secara bersamaan, pada media jaringan akses kabel tembaga (line telepon).
Dasar Sistem ADSL.
Seperti diketahui bahwa sebelumnya 1 line kabel telepon ke rumah hanya bisa disambungkan ke satu pesawat telepon. Demikian juga yang terjadi di wartel saat ini, dimana kalau terdapat 4 KBU berarti harus ada 4 telepon line(4 pair kabel tembaga) ke kantor TELKOM.
Dengan adanya penambahan modem ADSL di sisi pelanggan, yang tadinya hanya melayani voice menjadi sekaligus bisa melayani data (internet).
Berikut beberapa uraian yang dapat menjelaskan hal tersebut, kaitannya dengan sistem ADSL :
ADSL menyalurkan akses broadband via jaringan telepon.
Dengan xDSL pelanggan dapat mengakses aplikasi high speed, seperti streaming video, online gaming, multimedia applications, high speed internet access, and telecommuting.
- ADSL selalu “always-on”
Tidak seperti modem dial-up, xDSL tidak perlu logging on/off atau menunggu dial tone. Dengan xDSL, koneksi 24 jam. Sebagai tambahan, dengan xDSL (ADSL, VDSL) hubungan telepon masih dapat tetap berlangsung.
- Bandwith ADSL dedicated.
Tidak seperti halnya cable modem (HFC) atau wirelessLAN, dengan ADSL pelanggan tidak perlu kuatir kecepatan akses akan turun jika semakin banyak pelanggan lain yang log on.
- ADSL secure.
Koneksi ADSL adalah point-to-point, bukan point-to-multipoint ataupun share bandwith, sehingga faktor security lebih handa

8.GIGIH
keras hati, tetap dan teguh pada pendirian dan pikiran. Dengan demikian orang yang gigih ialah orang yang berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mencapai yang dicita-citakan sampai pada batas kemampuan.
contoh: saya harus teguh dalam pendirian jika saya mampu menjadi orang sukses.

9.KREATIF
Cara berpikir kreatif adalah cara berpikir yang dipenuhi dengan ide atau gagasan dalam mengembangkan daya imajinasi. Berpikir kreatif adalah kemampan mendayagunakan  potensi yang dimiliki yang muncul dari berbagai keadaan.
contoh: pada saat bekerja nanti saya harus bisa berfikir kreatif dalam bekerja

10.BERANI AMBIL RESIKO
Orang yang berani mengambil risiko adalah mereka yang berusaha untuk menjaga semangat dalam dirinya ketika melalui proses dan menikmati hasil usahanya. Artinya, orang berhasil bukan sekadar karena melalui tahap pencapaiannya, tapi juga siap menerima resiko yang timbul
contoh: pilihan yang saya ambil adalah saya harus bisa bekerja dinPT TELKOM dan harus berani mengambil resiko.

11.PERCAYA DIRI
Orang yang percaya diri yakin atas kemampuan mereka sendiri serta memiliki pengharapan yang realistis, bahkan ketika harapan mereka tidak terwujud, mereka tetap berpikiran positif dan dapat menerimanya.
contoh: saya selalu berusaha menjadi seseorang yang percaya diri dengan kemampuan saya sendiri dan berusaha untuk tidak terpengaruh orang lain.

12.KEYAKINAN
suatu sikap yang ditunjukkan oleh manusia saat ia merasa cukup tahu dan menyimpulkan bahwa dirinya telah mencapai kebenaran.
contoh: harus yakin dengan kesuksesan yang akan membawa saya di masa depan

13.INOVASI
proses dan/atau hasil pengembangan pemanfaatan/mobilisasi pengetahuan, keterampilan (termasuk keterampilan teknologis) dan pengalaman untuk menciptakan atau memperbaiki produk (barang dan/atau jasa), proses, dan/atau sistem yang baru, yang memberikan nilai yang berarti atau secara signifikan (terutama ekonomi dan sosial).
contoh:  di dunia kerja nantinya saya harus bisa berinovasi apalagi melihat pasti banyak pesaing,itu cara agar kita dapat bertahan nantinya.

14.KOMITMEN
melakukan apa saja untuk mewujudkannya
contoh: komitmen yang kuat bahwa saya dapat mewujudkan mimpi saya bekerja di PT TELKOM

15.DISIPLIN
perasaan taat dan patuh terhadap nilai-nilai yang dipercaya termasuk melakukan pekerjaan tertentu yang menjadi tanggung jawabnya.
contoh: belajar disiplin dari sekarang dari hal kecil apapun agar nantinya pada saat kerja saya sudah terbiasa dengan disiplin terutama waktu.

Selasa, 24 September 2013

Ciri-ciri Entrepreuner yang Sukses :

Ciri-ciri Entrepreuner yang Sukses :

1.HIGH MOTIVASI
Motivasi dapat diartikan sebagai kekuatan (energi) seseorang yang dapat menimbulkan tingkat persistensi dan entusiasmenya dalam melaksanakan suatu kegiatan, baik yang bersumber dari dalam diri individu itu sendiri (motivasi intrinsik) maupun dari luar individu (motivasi ekstrinsik).
seberapa kuat motivasi yang dimiliki individu akan berpengaruh terhadap konteks belajar nya begitupun dengan saya yang termotivasi untuk dapat bekerja di PT TELKOM nantinya sebagai Manajer Pemasaran di PT TELKOM.

2.TARGET/TUJUAN
Memiliki target berarti memiliki arah dalam hidup. Artinya kita tahu apa yang harus kita lakukan dan kemana tujuan ACTION kita. Bila sudah begitu, sudah pasti tak akan ada waktu terbuang percuma untuk bertanya “apa yang harus saya lakukan hari ini?”
target saya setelah lulus ingin bekerja di PT TELKOM di bagian pemasaran dan action yang di lakukan bekerja keras dan banyak mempelajari tentang pemasaran PT TELKOM.

3.VISI
 Visi hidup adalah hal yang sangat penting yang harus kita miliki dalam hidup ini. Visi merupakan tujuan hidup apa yang hendak kita capai. Visi itu hendaknya harus memenuhi syarat – syarat, yaitu visi yang sesuai, realistis, dapat diukur, dan dapat dicapai dengan usaha yang hendak kita lakukan. Pentingnya memiliki visi atau tujuan yaitu agar hidup kita lebih terarah, tidak hanya seperti air yang mengalir, yang datar tanpa mimpi, cita-cita ataupun tujuan. visi hidup saya salah satunya adalah menjadi manusia yang dapat berguna dan membawa pengaruh positif bagi banyak orang.

4.ON TIME
Tepat waktu artinya mengerjakan apa yang harus di kerjakan tepat pada waktunya dan orang yang tepat waktu adalah yang biasa mengerjakan sesuatu tepat pada waktuya dan tidak pernah terlambat untuk janji
contohnya : dalam mengerjakan tugas yang diberikan dosen harus dapat diselesaikan secara ontime agar nanti pada saat memasuki dunia kerja sudah terbiasa.


5.KERJA KERAS
usaha maksimal untuk memenuhi keperluan hidup di dunia dan di akhirat disertai sikap optimis.
contoh: belajar dengan keras dan pada saat bekerja dengan keras pun akan mendapatkantmbal balik yang leih baik juga dari kerja keras yang melelahkan.

6.CERDAS
istilah yang digunakan untuk menjelaskan sifat pikiran yang mencakup sejumlah kemampuan, seperti kemampuan menalar,memecahkan masalah, berpikir abstrak, memahami gagasancontoh: saya harus mampu berpikir cerdas agar pada saat di dunia kerja dapat bertahan dalam persaingan.
7.IKHLAS
memurnikan ibadah atau amal shalih hanya untuk Allah dengan mengharap pahala dari Nya semata. contoh: apabila saya belajar dengan ikhlas dan bekerja dengan ikhlas allah pasti akan memberikan yang terbaik untuk kita hanya bagaiman kita menanggapinya dan terus belajar ikhlas.



 




Rabu, 18 September 2013

tokoh idola di perusahaan telkom


Profil Direksi


Rinaldi Firmansyah

Direktur Utama
Rinaldi Firmansyah, 52 tahun, telah dipercaya sebagai Direktur Utama Telkom sejak tanggal 28 Februari 2007. Pemilik gelar Sarjana bidang Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung, Bandung dan MBA dari Institut Pengembangan Manajemen Indonesia, Jakarta, ini mengawali karirnya di Telkom sebagai Direktur Keuangan pada tahun 2004-2007. Beliau juga membangun karir profesionalnya di beberapa perusahaan, yaitu diantaranya sebagai Presiden Direktur PT Bahana Securities pada tahun 2001-2003 dan Wakil Komisaris Utama PT Bahana Securities pada tahun 2003- 2004, serta Komisaris dan Kepala Komite Audit PT Semen Padang pada tahun 2003. Beliau juga memiliki sertifikasiChartered Financial Analyst (“CFA”).

profil perusahaan telkom

PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk.

Operator Telekomunikasi, Informasi, Media & Edutaintment, dan Services (TIMES)
Kemajuan teknologi berbasis pita lebar (broadband) semakin mempersempit jarak antara penggunanya. Teknologi broadband memberikan pilihan luas bagi end user untuk membangun komunikasi dengan mitranya di daerah atau negara lain dengan sangat efektif dan biaya yang sangat efisien dibandingkan dengan menghubunginya via layanan telekomunikasi biasa. PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk. (Telkom) memanfaatkan peluang ini dengan memperkuat infrastruktur berbasis broadband untuk mendukung inovasi layanan dan produknya menuju Information, Media & Edutainment, dan Services (“IMES”). Tak hanya membuka sumber-sumber pendapatan baru bagi Perusahaan, fokus Telkom pada penyelenggaraan IMES juga merupakan sumbangsih Telkom pada kemajuan ekonomi dan kecerdasan bangsa.

Berikut ini adalah definisi mengenai layanan TIMES secara satu per satu:
TELECOMMUNICATION
Telekomunikasi merupakan bagian bisnis legacy Telkom. Sebagai ikon bisnis perusahaan, Telkom melayani sambungan telepon kabel tidak bergerak Plain Ordinary Telephone Service (”POTS”), telepon nirkabel tidak bergerak, layanan komunikasi data, broadband, satelit, penyewaan jaringan dan interkoneksi, serta telepon seluler yang dilayani oleh Anak Perusahaan Telkomsel. Layanan telekomunikasi Telkom telah menjangkau beragam segmen pasar mulai dari pelanggan individu sampai dengan Usaha Kecil dan Menengah (“UKM”) serta korporasi.INFORMATION
Layanan informasi merupakan model bisnis yang dikembangkan Telkom dalam ranah New Economy Business (“NEB”). Layanan ini memiliki karakteristik sebagai layanan terintegrasi bagi kemudahan proses kerja dan transaksi yang mencakup Value Added Services (“VAS”) dan Managed Application/IT Outsourcing (“ITO”), e-Payment dan IT enabler Services (“ITeS”).MEDIA
Media merupakan salah satu model bisnis Telkom yang dikembangkan sebagai bagian dari NEB. Layanan media ini menawarkan Free To Air (“FTA”) dan Pay TV untuk gaya hidup digital yang modern.EDUTAINMENT
Edutainment menjadi salah satu layanan andalan dalam model bisnis NEB Telkom dengan menargetkan segmen pasar anak muda. Telkom menawarkan beragam layanan di antaranya Ring Back Tone (“RBT”), SMS Content, portal dan lain-lain.SERVICES
Services menjadi salah satu model bisnis Telkom yang berorientasi kepada pelanggan. Ini sejalan dengan Customer Portfolio Telkom kepada pelanggan Personal, Consumer/Home, SME, Enterprise, Wholesale, dan Internasional.
Komitmen kami untuk mendukung mobilitas dan konektivitas tanpa batas diyakini akan meningkatkan kepercayaan pelanggan ritel maupun korporasi terhadap kualitas, kecepatan, dan kehandalan layanan serta produk yang kami tawarkan. Hal itu terbukti dengan kontinuitas peningkatan di sisi jumlah pelanggan kami, yakni mencapai 129,8 juta pelanggan per 31 Desember 2011, atau meningkat sebesar 7,8%. Dari jumlah tersebut, sebanyak 8,6 juta pelanggan merupakan pelanggan telepon kabel tidak bergerak, 14,2 juta pelanggan telepon nirkabel tidak bergerak, dan 107,0 juta pelanggan telepon seluler. Pertambahan jumlah pelanggan seluler Kami sebesar 13,8% atau 13,0 juta pelanggan menjadi 107,0 juta pelanggan di akhir tahun 2011.
Visi Misi
Visi
To become a leading Telecommunication, Information, Media, Edutainment & Services (TIMES) Player in the Region
Misi
1. To Provide TIME Services with Excellent Quality & Competitive Price.
2. To be the Role Model as the Best Managed Indonesian Corporation
Corporate Values (5C):
- Commitment to Long Term
- Customer First
- Caring Meritocracy
- Co creation of win-win partnership
- Collaborative Innovation
Tim Manajemen
1. Dewan Direksi

2. Dewan Komisaris


Management Team

Dewan Komisaris

1. Jusman Syafii Djamal (President)

Jusman Syafii Djamal, menjabat Komisaris Utama TELKOM sejak tanggal 17 Desember 2010. Sebelumnya beliau menjabat beberapa posisi penting, termasuk Menteri Perhubungan Kabinet Indonesia Bersatu I dari tahun 2007 hingga 2009, Presiden Direktur (2000-2002) dan Direktur SDM (1998-2000) PT. Dirgantara Indonesia dan Pimpinan Technical Group dalam penentuan roadmap industri Kamar Dagang Indonesia (KADIN). Masih menjabat sebagai Komisaris Independen PT Jasa Angkasa Semesta Tbk yang bergerak dalam bidang layanan bandar udara, Pimpinan Matsuhita Gobel Foundation dan Anggota Komite Nasional Inovasi Republik Indonesia.
Menyandang gelar sarjana Aerodinamika dan Desain Pesawat dari Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 1989, penerima Hak Kekayaan Intelektual berupa paten No. ID 0 021 669 bersama alm Bambang Pamungkas untuk Digital Flight Control System dari Direktur Jendral HAKI pada tahun 2008 dan menerima penghargaan Ganseha Pradjamanggala Bhakti Adiutama dari ITB di tahun 2009

2. Parikesit Suprapto (Commissioner)

Parikesit Suprapto (Commissioner Telkom)Pendidikan:
  • S3 : University of Notre Dame, South Bend, Indiana, USA
  • S2 : Indiana University, Bloomington, Indiana, USA
  • S1 : Sekolah Tinggi Manajemen Industri, Jakarta
Riwayat Pekerjaan dan Penugasan :
  • Deputi Bidang Usaha Jasa
  • Komisaris PT. Indosat, Tbk.
  • Komisaris PT. Bank Negara Indonesia, Tbk.

3. Hadiyanto (Commissioner)

Hadiyanto  (Commissioner Telkom)Pendidikan :
  • S2 : Master of Law, Harvard University Law School, USA
  • S1 : Sarjana Hukum, Universitas Padjadjaran, Bandung
Riwayat Pekerjaan dan Penugasan :
  • 2006 – sekarang : Direktur Jenderal Kekayaan Negara, Kementrian Keuangan
  • 2007 – 2012 : Komisaris Utama PT. Garuda Indonesia, Tbk.
  • 2007 – 2009 : Komisaris Utama PT. Bank Ekspor Indonesia

4. Virano Nasution (Commissioner Independent)

Hadiyanto  (Commissioner Telkom)Pendidikan :
  • S2 : Master of Science, Engineering Economic, Stanford University, USA
  • S1 : Bachelor of Science, Systems Engineering, University of Arizona, USA
Riwayat Pekerjaan dan Penugasan :
  • 2009 – 2012 : Direktur Niaga ICON+
  • 2008 – 2009 : Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika
  • 2001 – 2005 : CEO Bakrie Telecom, Tbk

Dewan Direksi

1. Arief Yahya, Direktur Utama

Sebelum menjadi Direktur Utama, ia merupakan Direktur Enterprise & Wholesale yang menjabat sejak 24 Juni 2005. Pria kelahiran Banyuwangi, 2 April 1961 ini meraih gelar Sarjana Bidang Teknik Elektro Telekomunikasi Institut Teknologi Bandung (1986), dan MSc bidang Telecommunics dari University of Surrey, Inggris (1994). Bergabung dengan Telkom sejak 1986, Arief Yahya telah mendapatkan berbagai penugasan, antara lain Senior Manager Niaga Divisi Regional II (1999 – 2001), General Manager Kandatel Jakarta Barat (2002 – 2003), Kepala Divisi Regional VI Kalimantan (2003 – 2004), dan Kepala Divisi Regional V Jawa Timur (2004 – 2005). Beliau juga masih menjadi Ketua Ikatan Alumni Elektro Institut Teknologi Bandung sejak tahun 2009.

2. Muhammad Awaluddin, Direktur Enterprise & Wholesale

Sebelumnya merupakan Direktur Utama PT. Infomedia Nusantara. Pria kelahiran Jakarta 15 Januari 1968 ini meraih gelar sarjana Teknik Elektro dari Universitas Sriwijaya (1990) dan European University Antwerpen Belgia (1998). Bergabung dengan Telkom sejak 1991, Awaluddin telah mendapatkan penugasan di berbagai tempat di Telkom, antara lain General Manager Kandatel Bogor, General Manager Kandatel Jakarta Pusat, Executive General Manager Divre I Sumatera, VP Public & Marketing Communications dan Executive General Manager Divisi Access.

3. Honesti Basyir, Direktur Keuangan

Sebelum terpilih sebagai Direktur Keuangan, ia menjabat Vice President Strategic Business Development Direktorat IT Solution & Strategic Portfolio. Pria kelahiran Padang 24 Juni 1968 ini meraih gelar sarjana Teknik Industri Institut Teknologi Bandung (1992), serta S-2 Corporate Finance Sekolah Tinggi Manajemen Bandung (2004). Honesti Basyir telah mendapatkan berbagai penugasan sebelumnya, antara lain Assistant Vice President Business & Finance Analysis dan Project Controller-1 Project Management Office.

4. Sukardi Silalahi, Direktur Konsumer

Sebelum terpilih menjadi Direktur Konsumer, ia merupakan Executive General Manager Divisi Consumer Service Timur, dan juga anggota Komisaris Telkom Vision. Pria kelahiran Pangururan 30 Agustus 1965 ini meraih gelar sarjana Teknik Sipil Institut Teknologi Bandung (1989). Bergabung dengan Telkom sejak 1991, Sukardi Silalahi telah mendapatkan penugasan di berbagai tempat antara lain Executive General Manager Divisi Regional VI Kalimantan (2008) dan Deputi Executive General Manager Divisi Consumer Service Barat (2010 – 2011).

5. Indra Utoyo, Director IT Solutions & Strategic Portfolio

Indra Utoyo merupakan salah satu direksi periode sebelumnya yang bertahan. Menjabat Direktur IT Solution & Supply sejak 28 Pebruari 2007. Pria kelahiran Bandung 17 Pebruari 1962 ini meraih gelar sarjana bidang Teknik Elektro Telekomunikasi Intstitut Teknologi Bandung dan gelar Master dalam Communication and Signal Processing dari Imperial College of Science, Technology and Medicine, University of London, Inggris. Bergabung dengan Telkom sejak 1986, Indra Utoyo sebelumnya mendapatkan penugasan di berbagai tempat , antara lain Senior General Manager Information System Center.

6. Priyantono Rudito, Direktur Human Capital & General Affair

Ia sebelumnya merupakan Vice President Corporate Strategic Planning Direktorat IT Solution & Strategic Portfolio. Pria kelahiran Palembang 10 April 1967 ini meraih gelar sarjana dari Institut Teknologi Bandung, S-2 Master of Business dari Royal Melbourne Institute of Technology (RMIT) Australia, dan S-3 Doctor of Philosophy (PhD) RMIT Australia. Priyantono Rudito sebelumnya telah mendapatkan penugasan di berbagai tempat antara lain staf pengajar pada Institut Teknologi Telekomunikasi (ITT) dan Vice President Marketing & Customer Care Telkom.

7. Ririek Adriansyah, Direktur Compliance & Risk Management

Sebelum menjadi Direktur CRM, ia merupakan Direktur Utama PT. Telekomunikasi Indonesia International (Telin). Pria kelahiran Yogyakarta, 2 September 1963 ini meraih gelar sarjana Sarjana Teknik Elektro Telekomunikasi Institut Teknologi Bandung (1988). Ririek Adriansyah sebelumnya telah mendapatkan penugasan di berbagai tempat antara lain Deputy General Manager of International Business Unit Telkom (2005 – 2008), Direktur International Carrier Service Telin (2008 – 2010), dan Direktur Marketing & Sales Telin (2010 – 2011).

8. Rizkan Chandra, Direktur Network & Solution

Ia merupakan direktur termuda di jajaran Direksi Telkom yang baru. Sebelumnya merupakan Direktur Utama PT. Sigma Cipta Caraka. Pria kelahiran Jakarta, 27 Januari 1969 ini meraih gelar sarjana Teknik Informatika Institut Teknologi Bandung (1992), serta Master of Science (MSc) dalam Management of Technology dari National University of Singapore (2000). Rizkan Chandra sebelumnya telah mendapatkan penugasan di berbagai tempat di Telkom , antara lain Kepala Proyek NGN Telkom (2006 – 2007), Vice President Infrastructure & Service Planning Telkom (2007 – 2008), serta Senior General Manager Learning Center Telkom (2008 – 2010).


Struktur Perusahaan

Dalam rangka meningkatkan pelaksanaan GCG, Kami senantiasa memperbaiki struktur maupun prosedur pelaksanaannya dan memastikan penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab,independensi dan kewajaran di setiap lini Perusahaan. Hal ini bertujuan untuk menghindari potensi risiko benturan kepentingan dalam pelaksanaan tugas, fungsi serta tanggung jawab baik di level Dewan Komisaris, Direksi, manajemen maupun karyawan Telkom.
Secara internal, struktur maupun prosedur pelaksanaannya diatur dalam Keputusan Direksi No.29 Tahun 2007 yang memuat kerangka kerja operasional terpadu untuk memastikan agar setiap transaksi yang dilakukan baik internal maupun eksternal telah dilakukan sesuai dengan etika maupun praktik tata kelola perusahaan yang baik dan benar. Keefektifan dari setiap penggunaan kebijakan selalu dievaluasi perusahaan setiap tahun.
Pada saat yang sama, perusahaan juga menjamin pengawasan terhadap pelaksanaannya akan dilakukan secara independen dan menyeluruh untuk mencapai target efesiensi di seluruh lini organisasi sekaligus menjaga integritas Perusahaan di mata otoritas dan publik secara luas.

profil perusahaan telkom

PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk.

Operator Telekomunikasi, Informasi, Media & Edutaintment, dan Services (TIMES)
Kemajuan teknologi berbasis pita lebar (broadband) semakin mempersempit jarak antara penggunanya. Teknologi broadband memberikan pilihan luas bagi end user untuk membangun komunikasi dengan mitranya di daerah atau negara lain dengan sangat efektif dan biaya yang sangat efisien dibandingkan dengan menghubunginya via layanan telekomunikasi biasa. PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk. (Telkom) memanfaatkan peluang ini dengan memperkuat infrastruktur berbasis broadband untuk mendukung inovasi layanan dan produknya menuju Information, Media & Edutainment, dan Services (“IMES”). Tak hanya membuka sumber-sumber pendapatan baru bagi Perusahaan, fokus Telkom pada penyelenggaraan IMES juga merupakan sumbangsih Telkom pada kemajuan ekonomi dan kecerdasan bangsa.

Berikut ini adalah definisi mengenai layanan TIMES secara satu per satu:
TELECOMMUNICATION
Telekomunikasi merupakan bagian bisnis legacy Telkom. Sebagai ikon bisnis perusahaan, Telkom melayani sambungan telepon kabel tidak bergerak Plain Ordinary Telephone Service (”POTS”), telepon nirkabel tidak bergerak, layanan komunikasi data, broadband, satelit, penyewaan jaringan dan interkoneksi, serta telepon seluler yang dilayani oleh Anak Perusahaan Telkomsel. Layanan telekomunikasi Telkom telah menjangkau beragam segmen pasar mulai dari pelanggan individu sampai dengan Usaha Kecil dan Menengah (“UKM”) serta korporasi.INFORMATION
Layanan informasi merupakan model bisnis yang dikembangkan Telkom dalam ranah New Economy Business (“NEB”). Layanan ini memiliki karakteristik sebagai layanan terintegrasi bagi kemudahan proses kerja dan transaksi yang mencakup Value Added Services (“VAS”) dan Managed Application/IT Outsourcing (“ITO”), e-Payment dan IT enabler Services (“ITeS”).MEDIA
Media merupakan salah satu model bisnis Telkom yang dikembangkan sebagai bagian dari NEB. Layanan media ini menawarkan Free To Air (“FTA”) dan Pay TV untuk gaya hidup digital yang modern.EDUTAINMENT
Edutainment menjadi salah satu layanan andalan dalam model bisnis NEB Telkom dengan menargetkan segmen pasar anak muda. Telkom menawarkan beragam layanan di antaranya Ring Back Tone (“RBT”), SMS Content, portal dan lain-lain.SERVICES
Services menjadi salah satu model bisnis Telkom yang berorientasi kepada pelanggan. Ini sejalan dengan Customer Portfolio Telkom kepada pelanggan Personal, Consumer/Home, SME, Enterprise, Wholesale, dan Internasional.
Komitmen kami untuk mendukung mobilitas dan konektivitas tanpa batas diyakini akan meningkatkan kepercayaan pelanggan ritel maupun korporasi terhadap kualitas, kecepatan, dan kehandalan layanan serta produk yang kami tawarkan. Hal itu terbukti dengan kontinuitas peningkatan di sisi jumlah pelanggan kami, yakni mencapai 129,8 juta pelanggan per 31 Desember 2011, atau meningkat sebesar 7,8%. Dari jumlah tersebut, sebanyak 8,6 juta pelanggan merupakan pelanggan telepon kabel tidak bergerak, 14,2 juta pelanggan telepon nirkabel tidak bergerak, dan 107,0 juta pelanggan telepon seluler. Pertambahan jumlah pelanggan seluler Kami sebesar 13,8% atau 13,0 juta pelanggan menjadi 107,0 juta pelanggan di akhir tahun 2011.
Visi Misi
Visi
To become a leading Telecommunication, Information, Media, Edutainment & Services (TIMES) Player in the Region
Misi
1. To Provide TIME Services with Excellent Quality & Competitive Price.
2. To be the Role Model as the Best Managed Indonesian Corporation
Corporate Values (5C):
- Commitment to Long Term
- Customer First
- Caring Meritocracy
- Co creation of win-win partnership
- Collaborative Innovation
Tim Manajemen
1. Dewan Direksi

2. Dewan Komisaris

Management Team

Dewan Komisaris

1. Jusman Syafii Djamal (President)

Jusman Syafii Djamal, menjabat Komisaris Utama TELKOM sejak tanggal 17 Desember 2010. Sebelumnya beliau menjabat beberapa posisi penting, termasuk Menteri Perhubungan Kabinet Indonesia Bersatu I dari tahun 2007 hingga 2009, Presiden Direktur (2000-2002) dan Direktur SDM (1998-2000) PT. Dirgantara Indonesia dan Pimpinan Technical Group dalam penentuan roadmap industri Kamar Dagang Indonesia (KADIN). Masih menjabat sebagai Komisaris Independen PT Jasa Angkasa Semesta Tbk yang bergerak dalam bidang layanan bandar udara, Pimpinan Matsuhita Gobel Foundation dan Anggota Komite Nasional Inovasi Republik Indonesia.
Menyandang gelar sarjana Aerodinamika dan Desain Pesawat dari Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 1989, penerima Hak Kekayaan Intelektual berupa paten No. ID 0 021 669 bersama alm Bambang Pamungkas untuk Digital Flight Control System dari Direktur Jendral HAKI pada tahun 2008 dan menerima penghargaan Ganseha Pradjamanggala Bhakti Adiutama dari ITB di tahun 2009

2. Parikesit Suprapto (Commissioner)

Parikesit Suprapto (Commissioner Telkom)Pendidikan:
  • S3 : University of Notre Dame, South Bend, Indiana, USA
  • S2 : Indiana University, Bloomington, Indiana, USA
  • S1 : Sekolah Tinggi Manajemen Industri, Jakarta
Riwayat Pekerjaan dan Penugasan :
  • Deputi Bidang Usaha Jasa
  • Komisaris PT. Indosat, Tbk.
  • Komisaris PT. Bank Negara Indonesia, Tbk.

3. Hadiyanto (Commissioner)

Hadiyanto  (Commissioner Telkom)Pendidikan :
  • S2 : Master of Law, Harvard University Law School, USA
  • S1 : Sarjana Hukum, Universitas Padjadjaran, Bandung
Riwayat Pekerjaan dan Penugasan :
  • 2006 – sekarang : Direktur Jenderal Kekayaan Negara, Kementrian Keuangan
  • 2007 – 2012 : Komisaris Utama PT. Garuda Indonesia, Tbk.
  • 2007 – 2009 : Komisaris Utama PT. Bank Ekspor Indonesia

4. Virano Nasution (Commissioner Independent)

Hadiyanto  (Commissioner Telkom)Pendidikan :
  • S2 : Master of Science, Engineering Economic, Stanford University, USA
  • S1 : Bachelor of Science, Systems Engineering, University of Arizona, USA
Riwayat Pekerjaan dan Penugasan :
  • 2009 – 2012 : Direktur Niaga ICON+
  • 2008 – 2009 : Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika
  • 2001 – 2005 : CEO Bakrie Telecom, Tbk

Dewan Direksi

1. Arief Yahya, Direktur Utama

Sebelum menjadi Direktur Utama, ia merupakan Direktur Enterprise & Wholesale yang menjabat sejak 24 Juni 2005. Pria kelahiran Banyuwangi, 2 April 1961 ini meraih gelar Sarjana Bidang Teknik Elektro Telekomunikasi Institut Teknologi Bandung (1986), dan MSc bidang Telecommunics dari University of Surrey, Inggris (1994). Bergabung dengan Telkom sejak 1986, Arief Yahya telah mendapatkan berbagai penugasan, antara lain Senior Manager Niaga Divisi Regional II (1999 – 2001), General Manager Kandatel Jakarta Barat (2002 – 2003), Kepala Divisi Regional VI Kalimantan (2003 – 2004), dan Kepala Divisi Regional V Jawa Timur (2004 – 2005). Beliau juga masih menjadi Ketua Ikatan Alumni Elektro Institut Teknologi Bandung sejak tahun 2009.

2. Muhammad Awaluddin, Direktur Enterprise & Wholesale

Sebelumnya merupakan Direktur Utama PT. Infomedia Nusantara. Pria kelahiran Jakarta 15 Januari 1968 ini meraih gelar sarjana Teknik Elektro dari Universitas Sriwijaya (1990) dan European University Antwerpen Belgia (1998). Bergabung dengan Telkom sejak 1991, Awaluddin telah mendapatkan penugasan di berbagai tempat di Telkom, antara lain General Manager Kandatel Bogor, General Manager Kandatel Jakarta Pusat, Executive General Manager Divre I Sumatera, VP Public & Marketing Communications dan Executive General Manager Divisi Access.

3. Honesti Basyir, Direktur Keuangan

Sebelum terpilih sebagai Direktur Keuangan, ia menjabat Vice President Strategic Business Development Direktorat IT Solution & Strategic Portfolio. Pria kelahiran Padang 24 Juni 1968 ini meraih gelar sarjana Teknik Industri Institut Teknologi Bandung (1992), serta S-2 Corporate Finance Sekolah Tinggi Manajemen Bandung (2004). Honesti Basyir telah mendapatkan berbagai penugasan sebelumnya, antara lain Assistant Vice President Business & Finance Analysis dan Project Controller-1 Project Management Office.

4. Sukardi Silalahi, Direktur Konsumer

Sebelum terpilih menjadi Direktur Konsumer, ia merupakan Executive General Manager Divisi Consumer Service Timur, dan juga anggota Komisaris Telkom Vision. Pria kelahiran Pangururan 30 Agustus 1965 ini meraih gelar sarjana Teknik Sipil Institut Teknologi Bandung (1989). Bergabung dengan Telkom sejak 1991, Sukardi Silalahi telah mendapatkan penugasan di berbagai tempat antara lain Executive General Manager Divisi Regional VI Kalimantan (2008) dan Deputi Executive General Manager Divisi Consumer Service Barat (2010 – 2011).

5. Indra Utoyo, Director IT Solutions & Strategic Portfolio

Indra Utoyo merupakan salah satu direksi periode sebelumnya yang bertahan. Menjabat Direktur IT Solution & Supply sejak 28 Pebruari 2007. Pria kelahiran Bandung 17 Pebruari 1962 ini meraih gelar sarjana bidang Teknik Elektro Telekomunikasi Intstitut Teknologi Bandung dan gelar Master dalam Communication and Signal Processing dari Imperial College of Science, Technology and Medicine, University of London, Inggris. Bergabung dengan Telkom sejak 1986, Indra Utoyo sebelumnya mendapatkan penugasan di berbagai tempat , antara lain Senior General Manager Information System Center.

6. Priyantono Rudito, Direktur Human Capital & General Affair

Ia sebelumnya merupakan Vice President Corporate Strategic Planning Direktorat IT Solution & Strategic Portfolio. Pria kelahiran Palembang 10 April 1967 ini meraih gelar sarjana dari Institut Teknologi Bandung, S-2 Master of Business dari Royal Melbourne Institute of Technology (RMIT) Australia, dan S-3 Doctor of Philosophy (PhD) RMIT Australia. Priyantono Rudito sebelumnya telah mendapatkan penugasan di berbagai tempat antara lain staf pengajar pada Institut Teknologi Telekomunikasi (ITT) dan Vice President Marketing & Customer Care Telkom.

7. Ririek Adriansyah, Direktur Compliance & Risk Management

Sebelum menjadi Direktur CRM, ia merupakan Direktur Utama PT. Telekomunikasi Indonesia International (Telin). Pria kelahiran Yogyakarta, 2 September 1963 ini meraih gelar sarjana Sarjana Teknik Elektro Telekomunikasi Institut Teknologi Bandung (1988). Ririek Adriansyah sebelumnya telah mendapatkan penugasan di berbagai tempat antara lain Deputy General Manager of International Business Unit Telkom (2005 – 2008), Direktur International Carrier Service Telin (2008 – 2010), dan Direktur Marketing & Sales Telin (2010 – 2011).

8. Rizkan Chandra, Direktur Network & Solution

Ia merupakan direktur termuda di jajaran Direksi Telkom yang baru. Sebelumnya merupakan Direktur Utama PT. Sigma Cipta Caraka. Pria kelahiran Jakarta, 27 Januari 1969 ini meraih gelar sarjana Teknik Informatika Institut Teknologi Bandung (1992), serta Master of Science (MSc) dalam Management of Technology dari National University of Singapore (2000). Rizkan Chandra sebelumnya telah mendapatkan penugasan di berbagai tempat di Telkom , antara lain Kepala Proyek NGN Telkom (2006 – 2007), Vice President Infrastructure & Service Planning Telkom (2007 – 2008), serta Senior General Manager Learning Center Telkom (2008 – 2010).

Struktur Perusahaan

Dalam rangka meningkatkan pelaksanaan GCG, Kami senantiasa memperbaiki struktur maupun prosedur pelaksanaannya dan memastikan penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab,independensi dan kewajaran di setiap lini Perusahaan. Hal ini bertujuan untuk menghindari potensi risiko benturan kepentingan dalam pelaksanaan tugas, fungsi serta tanggung jawab baik di level Dewan Komisaris, Direksi, manajemen maupun karyawan Telkom.
Secara internal, struktur maupun prosedur pelaksanaannya diatur dalam Keputusan Direksi No.29 Tahun 2007 yang memuat kerangka kerja operasional terpadu untuk memastikan agar setiap transaksi yang dilakukan baik internal maupun eksternal telah dilakukan sesuai dengan etika maupun praktik tata kelola perusahaan yang baik dan benar. Keefektifan dari setiap penggunaan kebijakan selalu dievaluasi perusahaan setiap tahun.
Pada saat yang sama, perusahaan juga menjamin pengawasan terhadap pelaksanaannya akan dilakukan secara independen dan menyeluruh untuk mencapai target efesiensi di seluruh lini organisasi sekaligus menjaga integritas Perusahaan di mata otoritas dan publik secara luas.